h1

Awas Penciuman Berkurang Tanda Awal Alzheimer

January 17, 2010


Jika sensitivitas hidung sudah melemah, sebaiknya waspada. Peneliti menyebutkan, penciuman yang berkurang merupakan pertanda awal penyakit pikun atau Alzheimer.

Studi terbaru menemukan hubungan antara berkembangnya plak protein asing beta amyloid pada otak penderita pikun awal yang merupakan penyebab penyakit Alzheimer dengan kemampuan penciuman yang semakin memburuk.

Tikus percobaan digunakan dalam studi ini. Kemampuan indera penciuman atau bagian olfaktori pada tikus umur 3 bulan (sama dengan usia orang dewasa muda) yang menderita Alzheimer dilaporkan menurun seiring berkembangnya protein beta amyloid.

“Bahkan dengan jumlah protein yang sangat sedikit pun bisa mempengaruhi kemampuan penciuman pada tikus,” ujar Daniel W Wesson dari New York University of School Medicine seperti dilansir Healthday, Kamis (14/1/2010).

Dalam jurnal Neuroscience disebutkan bahwa hasil penemuan ini bisa diterapkan untuk mengganti teknik scan otak yang biasa digunakan dalam mendeteksi penyakit hilang ingatan Alzheimer.

“Ini adalah kabar baik karena untuk melakukan diagnosa awal penyakit Alzheimer tidak perlu melakukan scan otak dulu. Dibanding scan otak dengan alat MRI, tes kemampuan olfaktori atau indera penciuman di laboratorium jauh lebih murah. Ini adalah alternatif yang cukup baik untuk mendorong seseorang melakukan tes penyakit ini tanpa harus khawatir soal harganya,” kata Wesson.

Detik.com
sumber: http://id.wordpress.com/tag/sebaiknya-tahu/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: