h1

Penyelundupan

November 6, 2009

Banyak kasus penyelundupan barang dari luar negri mengakibatkan kerugian materill maupun moril bagi bangsa kita. Dilihat dari sisi materil tentu dapat dilihat dari kerugian perusahaan-perusahaan yang menjual barang secara legal menjual barang sesuai dengan ketentuan yang berlaku, berbeda dengan orang atau sekelompok oragnisasi yang menjual barang selundupan atau sering juga kita dengar dengan sebutan Black Market(BM) ini menjual barang jualannya dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan perusahaan yang legal. Hal ini tentu saja merugika negara. seharusnya barang-barang tersebut dikenakan pajak atau biaya lainnya tetapi akhirnya diselundupkan. Dan anehnya masyarakat indonesia pun ada yang membeli barang-bang BM tersebut. Hal ini dikarenakan harga yang lebih murah, kekurangannya adalah tidak ada jaminan atau garansi terhadap barang tersebut. Kejadian inilah yang dapat merusak moral bangsa kita karena secara tidak langsung masyarakat telah melakukan pelanggaran dalam etika bisnis.
Seperti contoh kasus yang terjadi di Bandara Soekarno Hatta pada tahun 2008 terjadi penyelundupan pesawat, reptil(binatang langka), alat penyadap dan masih banyak lagi. Berdasarkan data kantor Bea dan Cukai Soekarno Hatta tahun 2008 dari Januari hingga November tercatat 397 kasus penyelundupan yang berhasil digagalkan petugas. Tahun lalu jumlah kasus mencapai 320 penyelundupan. Menurut Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta, Eko Darmanto krisis ekonomi global yang berefek pada masalah perekonomian dinegara-negara dunia diduga sebagai pemicu utama tingginya kasus penyelundupan ke tanah air. Indonesia sebagai negara berkembang menjadi sasaran utama para sindikat dalam memasukkan barang-barang baik yang masuk larangan pembatasan atau yang sengaja diselundupkan untuk menghindari pajak.
Harapan kita adalah agar pengawasan pihak Bea dan cukai diperketat lagi Petugas pabean, secara selektif akan memeriksa tas atau barang penumpang untuk mencegah masuknya barang-barang yang berbahahaya dan merugikan masyarakat ke dalam daerah pabean Indonesia. Petugas Bea Cukai juga diberi wewenang untuk melakukan pemeriksaan badan setiap orang yang baru turun/naik dari/ke pesawat. Dalam rangka pengawasan arus barang dan penumpang, sering juga digunakan Anjing Pelacak untuk mendeteksi narkoba.
Melayani bandara internasional terbesar dan tersibuk di Indonesia. Jutaan penumpang diproses setiap tahun. Demikian juga dengan jutaan paket cargo dan barang kiriman. Posisi KPPBC SH menjadi istimewa karena menjaga gerbang udara utama Indonesia yang sangat strategis dari masuknya barang-barang berbahaya dan merugikan masyarakat. Mengamankan pintu masuk Indonesia bukanlah hal yang mudah, mengingat bandara ini juga melibatkan banyak pihak dan kepentingan. Meskipun demikian, KPPBC SH terus berusaha melakukan yang terbaik dengan sumber daya dan peralatan yang terbatas, untuk melaksanakan tugas dengan baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: